Senin, 18 Juni 2012

THE STORY OF HERO JAEJOONG


 Beberapa waktu yang lalu, di suatu tempat di Korea, seorang anak laki-laki berusia 15 tahun meninggalkan kota tempat dia hidup dan dibesarkan. Berbekal koper berisi beberapa potong pakaian, dia pergi meninggalkan 8 orang kakak perempuan dan ayah serta ibu yang sangat mencintainya demi mengejar mimpinya. Dia meninggalkan kampung halamannya dan berangkat menuju Seoul dengan kereta, meninggalkan keluarganya yang menangisi kepergiaannya sambil menatap punggungnya menjauh dan semakin jauh. Dia mendengar semua yang dicintainya menangisi kepergiannya tapi dia terlalu takut untuk berpaling dan menengok ke belakang karena dia tahu semua itu hanya akan membuatnya tak sanggup meninggalkan semua demi mimpinya. Tapi dia juga tak mau menanggalkan mimpi yang sangat diinginkannya. Dan tak ingin membuat keluarganya melihat kalau dia pun melangkah pergi sambil menangis.

Dengan menegarkan diri dan dibungkus jaket tipis, dia melangkah pergi menembus dinginnya musim dingin meninggalkan keluarga yang menangisi kepergiannya demi mimpinya. Meninggalkan kampung halamannya untuk pertama kalinya selama 15 tahun ke kota besar yang hanya pernah dilihatnya dalam mimpi.

Kereta pun akhirnya tiba di kota besar yang begitu hidup dan mewah, dengan jalanan yang begitu sibuk, cahaya lampu yang bertaburan yang tidak pernah dilihatnya. Dia merasa tekadnya melemah karena semua begitu berlimpah, terlalu wah. Dia ragu, bisakah dia menemukan tempatnya di kota yang begitu hidup dan mewah seperti ini? Kepercayaan dirinya mulai terguncang.

Tapi mimpi yang hidup di hatinya belumlah musnah. Jika dia pulang ke rumah hanya karena ragu seperti ini, dia tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri. Apalagi hanya karena takut dan pengecut. Dengan penuh perjuangan dan tanpa bantuan siapapun, dia menemukan sebuah tempat .. apartemen yang kecil dan sempit.. dan menyebutnya sebagai rumah di kota besar itu.

Ketika SM Entertainment, perusahaan musik terbesar di Korea, menyelenggarakan kontes menyanyi, dia memberanikan diri untuk ikut. Di lobi tempat kontes diselenggarakan, dia melihat begitu banyak anak laki-laki sepertinya, berharap terpilih dan masuk SM Entertainment melalui kontes ini dan menjadi salah satu penyanyi besar. Semua peserta berpakaian menarik, rapi dan sangat trendi, dengan peralatan mp3 player paling canggih terpasang di telinga menemani mereka berlatih. Sementara dia, hanya mengenakan pakaian sederhana dengan kaos berwarna abu-abu dan celana jins. Rasanya seperti kalah dalam setengah pertarungan bahkan saat pertarungannya sendiri belumlah dimulai.

Dengan nomor urut 12, dia melangkah memasuki ruangan audisi dimana duduk 5 orang juri berwajah dingin tanpa ekspresi menatapnya.
Dengan perasaan tegang dan gugup dia berdiri dihadapan mereka sampai akhirnya salah satu juri memintanya mulai bernyanyi.

Saat suaranya mengalun,semua juri terkesima. Suaranya begitu menyentuh semua orang di ruangan itu. Suara yang begitu murni dan lembut bahkan yang paling murni dan lembut sampai saat itu yang pernah mereka dengar. Rasanya seperti merasakan kesedihan yang amat dalam dan masih banyak jutaan emosi yang kita rasakan ketika kita mendengar alunan suaranya, membuat kita tidak bisa melepaskan diri dari rasa ingin terus mendengar suaranya selama-lamanya dan tenggelam tersesat dalam alunan suaranya. Tapi tetap saja, suaranya masih terlalu lembut, terlalu halus.

Tapi dia berhasil memenangkan kompetisimenyanyi karena begitu banyak alasan selain suaranya. Dengan wajahnya yang tanpa cacat, kulitnya yang sempurna, bulu matanya yang panjang, roman mukanya yang lembut yang bahkan lebih cantik dari seorang gadis, matanya yang besar dan jernih, bibirnya mencebil, dan kulit putihnya seperti salju adalah alasan lain yang memenangkan lomba itu untuknya. Semua juri beranggapan wajahnya adalah wajah yang dilahirkan untuk berada dan besar didunia bisnis hiburan.

Dia mendapatkan kontrak dengan SM selama 7 tahun, dengan 2 tahun pertama digunakan sebagai tahun baginya untuk menjalani masa latihan. Selama masa latihan, dia harus membayar penuh untuk kelas musik, tari dan kelas lainnya. Dan 5 tahun setelahnya dia akan menjadi seorang artis. Melihat dia semakin dekat dengan mimpinya, dia menanda tangani kontrak meski ia tahu selama 2 tahun berikutnya dia harus menjalani kehidupan yang sangat keras dan sulit. Lebih dari yang pernah dia jalani sebelumnya bahkan lebih dari yang pernah dibayangkannya. Tapi inilah mimpinya, dan takkan sekalipun dia menyerah demi mimpinya.

Dimulailah masa-masa yang pernuh perjuangan itu. Dia tahu keluarganya sendiri tidak memiliki keuangan yang cukup, sehingga tidak pernah sekalipun dia meminta uang untuk membiayai hidup danlatihannya. Setiap hari dia berpindah-pindah melakukan 3 jenis pekerjaan yang berlainan. Saat orang lainmasih terlelap tidur, saat mesin percetakan
berhenti mencetak dan menghasilkan setumpukan koran yang sangat berat dan banyak, dia naik sepeda tuanya dan mengantarkan koran-koran itu dari pintu ke pintu. Sore hari dia bekerja di tempat konstruksi bangunan mengerjakan pekerjaan paruh waktu. Wajahnya yang tampan tertutup debu-debu dari semen dan kotoran lainnya. Dia pun menahan diri untuk tidak mengeluarkan suaranya yang indah agar disukai oleh atasannya. Setiap sehabis kelas musik di sore hari, untuk menghemat uang, dia berjalan selama 3 jam menuju tempat dia bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran. Dia melakukan semua pekerjaannya dengan diam-diam. Melakukan semua kegiatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh anak laki-laki berusia 15 tahun. Selama 2 tahun terus menerus dia berusah membanting tulang bekerja keras. Semua demi masa depan yang penuh cahaya dan indah.

Dia melakukan semua hal yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan 2 tahun masa latihannya itu. Tapi semua itu tetap saja tidak cukup. Dia tidak bisa makan 3 kali sehari dengan teratur. Setiap dia mendapat gaji dari pekerjaannya, yang pertama kali dia lakukan adalah membayar kelas pelatihannya, meski akibatnya tidak banyak lagi uang tersisa untuk biaya hidupnya sehari-hari baik untuk makan apalagi untuk membeli baju. Setelah 2 hari menahan lapar dan tanpa uang sepeser pun untuk membeli mkanan, tubuhnya mulai semakin melemah. Tapi dia tetap memaksa untuk bekerja karena harus membayar uang untuk latihannya. Malam itu ketika dia membersihkan meja di restoran, dia melihat seorang
pelanggan meninggalkan setengah mangkuk mie yang masih panas di mejanya. Tak sanggup lagi menahan lapar, sambil bergetar tanganya mengambil sendok dan memakan makanan sisa itu. Saat makan dia merasa kalau mie yang dimakannya terlalu asin. Dia lalu sadar kalau dia menangis dan air matanya masuk kedalam mangkuk mie tanpa disadarinya.

Suatu hari dia jatuh sakit. Panas tubuhnya naik dengan cepat. Dia tergeletak lemah di apartemennya yang kecil selama 3 hari. Untungnya dia sudah melunasi uang pelatihannya, tapi itu pun masih belum sepenuhnya lunas karena biaya itu masih kurang untuk membayar 3 hari terakhir. Dia pun memaksa diri berjalan selama 3 jam untuk bekerja di restoran.

Di perjalanan pulang, dia melihat tenda donor darah. Dengan perut yang kelaparan, dia memaksa dirinya melakukan hal yang tidak ingin dilakukan sebelumnya. Dia melangkah masuk ke dalam tenda donor darah itu. Setelah satu jam berlalu, dia keluar dari tenda dengan beberapa lembar uang di tangan dan menyeret tubuhnya ke sebuah toko untuk membeli sebungkus biscuit.

Akhirnya 2 tahun yang sulit berlalu. Dia pun dipilih masuk dalam grup 5 orang anak laki-laki yang diumumkan oleh perusahaan sebagai grup yang paling baik yang pernah ada. Meski kelimanya berbeda satu sama lain, tapi perusahaan percaya bahwa mereka berlima bersama-sama akan melahirkan kesempurnaan. Dia merasa sangat beruntung terpilih dalam grup ini dan sekaligus mendapat 4 orang adik yang mengaguminya.

Ketika mereka mengeluarkan single album pertama mereka yang hanya berisi 2 buah lagu, mereka berhasil naik ke peringkat teratas dalam chart di Korea. Ini langsung merubuhkan mitos bahwa album single tidak akan pernahsukses terjual di Korea. Akhirnya dia merasakan manisnya kesuksesan, apalagi setelah dia melihat surat dari fans yang datang setiap hari. Dia tahu apa yang terjadi selama 2 tahun lalu terbayarkan.

Tapi tak ada yang sempurna, saat-saat indah hanya berlalu sesaat. Hidup memang kejam. Pertama kali mereka mengadakan fan meeting, penggemar yang datang adalah para penggemar 4 member yang lain. Melihat penggemar berdiri mengantri di hadapan member lain dan tak ada satupun penggemar yang mengantri di hadapannya membuatnya ingin ber
teriak dan menangis. Para staf tidak mau melihat situasi yang aneh ini bertahan terlalu lama dan mereka mulai menarik beberapa penggemar agar berdiri mengantri didepannya. Dia menahan rasa sedihnya dan berusaha berbicara dengan seorang gadisyang ada dihadapannya. Tapi gadis itu itu dengan dingin menjawab, "Aku dipaksa berdiri disini di depanmu. Aku bahkan tidak menyukaimu".

Hatinya hancur. Tapi dia tidak menangis, dia memilih untuk menahan rasa lukanya dan menggigit bibirnya meski itu membuat bibirnya berdarah. Tapi dia tidak mau menangis di hadapan orang lain. Dia sedikit pun tidak mengerti kenapa para para penggemar tidak menyukainya, tapi yang dia tak tahu adalah kalau sebenarnya para penggemarnya masih berdiri di luar gedung menunggu giliran untuk masuk dan menemuinya. Semua hanya karena gedung itu terlalu kecil dan sempit untuk menampung semua penggemar sekaligus. Para penggemarnya di luar gedung sedih dan terluka mendengar kabar ini dan berbagi kesedihannya bersamanya.

Ketika akhirnya dia tahu lewat internet bahwa bukannya para penggemar tidak menyukainya atau karena dia melakukan sebuah kesalahan sehingga yang lain tidak menyukainya tapi karena dia terlalu cantik. Banyak gadis yang iri pada wajahnya. Membaca alasan yang tidak masuk akal ini dia tertawa kecil. Dia tidak menyerah, setiap hari saat muncul di muka umum dia menyunggingkan senyuman di wajahnya, berharap dan berdoa agar semua melihat siapa dia sebenarnya dan mau mendengar suaranya.
Tapi semakin keras dia berusaha semakin besar tekanan yang dia terima. Membuatnya selalu merasa gelisah dan gugup saat akan melakukan pertunjukkan karena takut melakukan kesalahan yang hanya akan membuat orang-orang akan semakin tidak menyukainya. Sedikit demi sedikit, senyuman di wajahnya menghilang dari depan kamera.

Tapi perilakunya ini malah membuat penggemar menganggap dia berpura-pura bersikap dingin dan cool, karena hal ini akhirnya perusahaan mempertimbangkan kemungkinan untuk menggantikan posisinya di grup dengan orang lain. Mendengar hal ini dia merasa sangat takut. Dia tidak mau meninggalkan tempat yang sudah dianggapnya sebagai rumah keduanya tapi dia mengerti kenapa perusahaan memu
tuskan hal seperti itu.

Tapi ternyata dia tidak ditukar dengan siapapun. Para penggemar memenuhi jalanan di depan perusahaan untuk menunjukkan rasa cinta mereka baginya dan memohon pada perusahaan untuk tetap menyimpan dia dalam grup. Bahkan si bungsu di grup mereka, Changmin, mengancam akan merobek surat kontraknya dan kembali ke sekolah jika dia dikeluarkan dari group. Padahal manajer mereka melarangnya bertindak nekad seperti itu.

Dia menangis. Dia tahu semua orang di grupnya memiliki hasrat yang besar dalam musik. Bahkan Changmin, anggota paling muda, juga mengalami banyak hal sulit untuk bisa seperti dia sekarang. Dia semakin menghargai apa yang dia miliki lebih dari sebelumnya. Dia mulai berlatih lebih keras dan lebih kuat. Sebagai rasaterima kasihnya pada penggemar dan juga untuk menunjukkan sisinya yang terbaik pada penggemar yang mencintainya. Selama pertunjukkan, dia sering menatap berkeliling diantara para penonton. Sutradara memintanya untuk hanya melihat satu titik saja karena dia terlihat lucu dengan mata yang berkelana kemana-mana. Tapi dia berkata bahwa dia tidak bisa seperti itu karena dia ingin melihat wajah setiap penggemar yang datang untuk melihat pertunjukkannya. Meski karena itu dia terlihat buruk, dia tidak peduli.

Suatu hari saat melakukan latihan untuk pertunjukkan, dia terjatuh. Dia berpikir ini hanya jatuh yang biasa terjadi kalau latihan menari. Tapi ketika dia tidak bisa kembali menari dan lututnya terasa sakit luar biasa, dia berdiri di sudut ruangan dan menahan rasa sakitnya hingga kakinya bergetar. Ketua grup mereka, Yunho, tanpa berkata apapun langsung menggendong dia dipunggungnya dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Saat dia berasa di dalam ruang gawat darurat, sesaat sebelum pintu tertutup, dia melihat 4 sosok yang familiar. Penuh rasa khawatir dan berdoa baginya.

Dokter menyatakan lutut kanannya luka parah dan dia butuh operasa sesegera mungkin. Operasi ini operasi besar sehingga dia akan membutuhkan waktu panjang untuk berisitirahat memulihkan kondisinya. Tapi dia menolak melakukan istirahat panjang. Dua harisetelah operasi dia muncul di Seoul Olympic Stadium bersama anggota yang lain, sesuai jadwal mereka, menemui penggemar mereka. Sebelum kegiatan dimulai, Yunho terus berada disampingnya dan tidak meninggalkannya sedetik pun. Saat fan meeting, para penggemar bertanya apa yang Changmin inginkan untuk tahunbaru ini, jawaban Changmin “Aku berharap agar Hyung lekas sembuh”.

Dia benci menangis. Dia menundukkan kepala setelah Changmin berkata seperti itu. Berusaha sekuat tenaga untuk tidak membiarkan air matanya jatuh. Ketika dia mengangkat kepalanya dan menatap para penggemarnya, dia melihat mereka semua menangis untuknya. Hatinya hancur. Dia mengambil microphone dan berkata “Aku tidak terluka apapun kok. Serius! Jadi tolong jangan menangis untukku ya? Mari kita bertemu dengan senyuman.. ya?”
Inilah pertama kalinya dia berbohong pada semua orang. Operasinya baru berlalu 24 jam yang lalu, mana mungkin dia tidak merasa sakit? Tapi dia berjuang keras demi cintanya pada semua penggemarnya.

Akhirnya lukanya sembuh. Dia merayakan kesembuhannya bersama teman-teman baiknya. Ketika mengendarai kendaraan untuk pulang, polisi mencegatnya karena dia minum dan menyetir sekaligus. Yunho datang menjemputnya di kantor polisi tanpa berkata apapun, tapi dia tahu dia sudah membuat Yunho dan anggota lain kecewa.

Dia tak berkata apapun setelah kejadian itu selama 2 minggu. Dia tahu kalau perusahaan hanya memberinya hukuman yang sangat ringan untuk perilakunya yang keterlaluan dan bodoh itu. Dia tahu kalau semua anggota grupnya harus memohon pada perusahaan berulang-ulang kali agar dia tidak dikeluarkan dari grup. Oleh karena itu, dia bersikeras, di fan meeting berikutnya dia akan meminta maaf pada semua orang. Itulah pertama kalinya dia meneteskan air mata dihadapan semua penggemarnya, ketika para penggemarnya berkata kalau mereka semua memaafkannya dan masih tetap akan mencintainya.

Dia mulai meraih popularitas lebih banyak lagi dan semakin terkenal. Orang-orang mulai melihat dia lebih dari sekedar anggota berwajah cantik, tapi juga musisi yang penuh hasrat bermusik dengan suara yang
indah dan jiwa yang tegar dan tidak takut menghadapi kesalahannya. Kalimat sederhana "Kami memaafkanmu" yang diberikan oleh pernggemarnya memberikan kepercayaan diri yang dia butuhkan untuk terus berjuang dan bertahan.

Orang ini adalah Kim Jae Joong, anggota group paling terkenal di Korea, DBSK. Perusahaan memberinya nama panggung YoungWoong Hero Jaejoong. Nama yang membuatnya selalu ingat bahwa kapanpun dia merasa sedih dan ingin menangis, dia harus bertahan, karena dia adalah Hero Jaejoong dan seorang Hero [pahlawan] tidak pernah menangis. Seorang Hero [pahlawan] akan berjuang sampai titik terakhir dan memenangkan pertarungan.

Seorang fans DBSK pernah berkata, pertama kali dia melihat Jaejoong dia merasa tidak mungkin namanya adalah Hero karena tidak cocok dengan cerminan dirinya yang lemah lembut, tapi sekarang dia tahu kenapa namanya Hero, karena dibalik kecantikannya, terletak jiwa pahlawan yang sesungguhnya.

credit : TVXQINDO

~Jae Joong, Interview~
Kita akan mulai wawancara ini dari cerita mengenai kisah kelahiranmu.
Ah,iya..( merasa agak malu).
Ah..tentu saja…saya mudah sekali gugup hari2 belakangan ini(^^)
Hahahaha..Kenapa?
Saya juga tidak tahu.(^^).Tapi saya hanya merasa agak malu.(menutup mulut dengan tangan kanannya dengan senyum malu2). Ah~~ tolong tunggu sebentar.Saya benar2 nervous,biarkan saya menenangkan diri saya dulu sebentar.(^^)
hahaha…Jaejoong sekali..^^. Ketika pertama kali melihatmu,dari semua member,kamu terlihat yang paling percaya diri dan sepertinya kamu akan siap dengan kejadian apapun,tapi anehnya,hari ini kamu pemalu sekali..
Hahahaha..ya benar..sebenarnya dari semua member,saya yang paling pemalu.Dalam wawancara yang lain saya diwawancarai lengkap bersama anggota yang lain,namun kali ini saya hanya sendirian,makanya saya merasa malu.
tidak apa2.Ok~ Jadi,kamu harus mulai membiasakannya,terutama hari ini.^^ Kamu punya 8 saudara perempuan kan?
Ya.Semua orang kecuali saya adalah perempuan.Tapi walaupun saya laki2 satu2nya,tapi saya bukan termasuk yang paling tegar diantara keluarga saya,dan saya,sebagai seorang anak bungsu,saya HARUS mau melakukan apapun yang diperintahkan oleh ke 8 kakak2 saya..(^^). Menyedihkan….
Hahahaha..Tapi,ketika kamu lahir,orang tuamu pasti sangat gembira bukan?
Benar.Orang tua saya memang menginginkan anak laki2.Sehinga setiap kali ibu saya mengandung,ibu selalu berkata,”Kali ini,pasti laki2!!” (Note: ntah knapa,gw tiba2 ingat ibu di Atashinchi..^^;;;;).Tapi,m
ereka tidak putus asa ketika mengetahui kalau anak mereka ternyata perempuan,mereka berpikir,pasti menyenangkan dengan bertambahnya anggota keluarga..Tapi bagi ayah saya,sebagai satu2nya pria dirumah,sangat menginginkan anak laki2,yang nantinya akan melanjutkan nama kelurga kami,Kim.
Karena harapan orang tuamu,maka lahirlah kamu.
Saya,juga,sangat gembira setiap kali memikirkan hal itu.Sekarang,kakak tertua saya telah berumur 40 tahun dan 2 tahun perbedaan usia antara saya dengan kakak di atas saya.Usia ayah saya sudah menginjak 61 tahun dan ibu saya 60 tahun,jadi ibu saya sudah melahirkan ketika seusia saya sekarang.Jadi saya sebenarnya merasa kasihan pada ibu.Karena ibu selalu bercerita bahwa itu sangat berat baginya.Mengurus anak2nya padahal dia juga sedang mengandung anak berikutnya.Saya berpikir,” Atas nama kami semua,anak2mu,terimakasih ibu.”. Hal inilah yang membuat saya selalu ingat bahwa saya harus melakukan hal yang terbaik sepanjang hidup saya!
benar sekali. Saya yakin orang tua teman seusiamu dulu jauh lebih muda dari kedua orang tuamu.Pernahkah kamu merasa berbeda karena memiliki orang tua yang usianya lebih tua dari yang lain?
Ah~ Iya..pernah.Karena memang saya memiliki keluarga besar dan kedua orang tua saya juga bekerja.Jadi mereka sangat sibuk dan tidak pernah menjemput saya pulang sekolah.Saya merasa sendirian.Tapi karena situasi hiudp saya memang seperti ini,saya selalu berpikir,”Saya harus pindah.Bertanggung jawab atas diri saya sendiri.” Bahkan untuk kakak2 saya,dari kakak pertama hingga ke-5,mereka telah menikah atau kuliah,sehingga saya hanya berhubungan dengan kakak saya yang ke-6 hinga ke-8.saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga saya,tapi mereka semua sibuk,kami tidak memiliki waktu untuk saling bertemu,dan berbicara.Dengan banyaknya perhatian dan kasih sayang dari keluarga,saya selalu beranggapan bahwa mereka selalu ada untuk saya kapanpun.Ketika saya kelas 6 SD,ayah memberitahu saya ” Cobalah menemukan gaya hidupmu sendiri,dan putuskan apapun yang kamu inginkan untuk masa depanmu.” Setelah mendengar hal ini,saya bahkan pernah menjadi seorang loper koran untuk sekedar mencari pengalaman.Ketika saya SMP,saya juga part time mnegantar ayam.Saya telah mencoba banyak part time sebelumnya.
menakjubkan!! Mungkin karena pengalaman2 ini kamu tampak teratur dan kamu tahu apa yang kamu hendak lakukan.Bagaimana dengan kisah cinta pertamamu?
Saat di Taman Kanak2!!. Perempuan ini berada di” Kelas Mawar” dia sangat polos dan imut.Lalu,saya dulu tidak tahu apa itu cinta atau mengungkapakan perasaan saya,sehingga saya hanya melihatnya di kejauhan dan jantung saya akan berdetak sangat cepat.(^^).Tapi kisah cinta saya itu berakhir begitu saja,ketika mengetahui ternyata kami akan masuk ke SD yang berbeda.Kisah yang menyedihkan..
Well,biasanya cinta pertama memang begitu~(^^)
Apa impianmu ketika masih kecil?

Menjadi pemilik supermarket!!Karena saya selalu berangggapan,saya dapat memakan apapun semau saya kapan saja.
Aww..kamu cute sekali..kamu juga seorang pelukis berbakat.kamu tidak pernah berpikir untuk menjadi seorang kartunis atau ilustrator?
Saya sangat suka menggambar,tapi saya tidak berpikir untuk menjadi seorang ilustrator atau kartunis.dan,dulu saya sangat pandai dalam bidang olah raga dan badminton.tapi saya juga tidak pernah berpikir untuk menjadi pemain badmnton.
Kapan kamu mulai mengembangkan bakatmu dalam bernyanyi?
Ketika kelas 2 SMP.Saat itu,saya tidak tertarik dalam hal apapun dan saya memiliki masalah pada suara saya,sehingga saya dulu juga tidak menikmati menyanyi.Tapi saat itu saya melihat H.O.T di tv,saya ingin jadi penyanyi.Saya pun mulai mengikuti audisi yang diadakan SM Ent pada saat saya kelas 3 SMP,namun sayang,saya gagal.Saya amat sangat kecewa pada diri saya sendiri,dan berlatih dengan giat sejak saat itu. Saat saya kelas 1 SMU saya kembali mengikuti audisi yang diadakan SM Ent,dan kali ini saya berhasil. Sejak saat itu saya pindah ke Seoul seorang diri.
Ketika kamu berusia 15 tahun?
Iya,jika kita mengandaikan rumah saya dengan tempat di Jepang. Rumah saya di nagoya..Dan ketika saya mengingat cita2 saya menjadi seorang artis,saya harus pindah,bagaimanapun juga.Itulah kali pertama saya hidup seorang diri,dan saya tidak yakin dengan cara ini saya bisa menjadi seorang penyanyi.Juga,saya butuh uang untuk bertahan hidup,pokoknya saya benar2 tidak yakin dengan segalanya.Tapi itu merupakan langkah awal saya dalam mennggapai impian saya dan saya tidak akan berhenti disitu saja.Maka saya kemudian melakukan part time,selain itu latihan menyanyi dan menari,sangat berat. Mengingat saya ada dalam keluarga besar,saya tidak mau orang tua saya menjaga saya,dan membuat mereka khawatir.Sehingga saya tidak pernah mau meminta uang dari mereka.Untuk itu saya harus bekerja sendiri untuk menghidupi saya sendiri di Seoul.Jadi,selama kuarng lebih 1,5 tahun ada saat dimana saya bahkan tidak bisa datang ke kelas menari dan menyanyi.Bahkan jika saya melihat kembali kebelakang,itu adalah titik balik saya.Tapi,saya tidak pernah menyerah walaupun saya tahu bagaimana sulitnya keadaan tersbut .Dan oleh karena saya telah melewati masa2 sulit tersebut saya sekarang sangat bersyukur dan gembira melakukan yang terbaik bersama TVXQ.
Iya,kamu benar sekali.JaeJong,kamu anak paling kecil dirumah,tapi kamu merupakan anggota tertua di TVXQ bersama Yunho. Tinggal sendirian,melakukan banyak hal2 sulit,debut bersama TVXQ,melakukan hal tersebut bersama anggota TVXQ lainnya,apakah kamu merasa bahwa sifatmu telah berubah dari sebelumnya?
Ya,pernah.Sekarang,saya selalu beranggpan bahwa seluruh anggota TVXQ lain,yang telah saya kenal ketika pelatihan,sebagai bagian dari keluarga saya.Seperti yang kamu sampaikan tadi saya anak bungsu di keluarga,tapi saya selalu menyadari bahwa saya angota tertua di grup,sehingga sejak awal setelah kami berlima debut bersama TVXQ,saya berpikir,” saya juga harus memimpin mereka.Karena Yunho adalah ketua/leader di grup,maka dia mengurus bagian2 yang umum saja,sedangkan saya memperhatikan bagian2 kecil dari setiap member.Bahkan,karena masa lalu saya,saya memiliki sifat dimana saya dapat merasakan dan mengerti keadaan orang lain.
Tentu saja.Ketika saya mendengar tentang hal ini,saya mnegrti mengapa member yang lain mengatakan bahwa kamu sangat “penyayang” dan bijaksana.
Benarkah demikian?(^^) Tapi sejak single ke-2 kami” The way You Are” beredar di korea,semua member telah memiliki kepercayaan diri yang tinggi,sehingga kami dapat menikmatinya.Ketika kami masih di pelatihan,kami selalu berpikir ini merupakan perjalanan panjang dimana kami tidak bisa melihat apapun di depan kami,tapi sekarang,semua member berada disisi saya,demikian pula dengan fans yang terus mendukung,serta para staff di SM,saya merasa amat dicintai.
Apa yang membuatmu terus mempertahankan impianmu?
Itu adalah keinginan saya untuk menyanyi, dan senior yang bersama saya di tempat pelatihan. Mereka adalah salah satu yang membuat saya untuk terus berpegang pada mimpi saya.Mereka sudah tidak bersama SM ,tapi saat kami telah menjadi TVXQ,kami selalu bercerita mengenai,”Akankah saya debut dan mendapatkan apa yang saya impikan?” Tapi mereka selalu ada disisi saya setelah semua part time job yang saya lakukan,dan keletihan saya terhadap semua pelajaran di tempat pelatihan. Mereka juga memiliki impian yang smaa dengan saya,sehingga mereka sangat mengerti.Ya itulah,dan sekarang saya ingin menjadi orang yang terus berpegang pada impian saya sebagaimana apa yang dilakukan senior2 tersebut bterhadap saya.
sebelumnya,kamu mengatakan bahwa jika kamu bisa memutar waktu,kamu ingin kembali ke masa pelatihanmu,kenapa kamu mau kembali ke hari dimana kamu mengalami hari2 terberat dalam hidupmu?
Karena saya memiliki sifat dimana saya selalu ingin menghasilkan sesuatu-ya saya selalu dipandang begitu-saya amat menyukai karakter saya ini..
tentu saja,saya selalu melakukan yang terbaik untuk mimpi saya,tapi karena sekarang saya memiliki member yang lain,segalanya menjadi lebih nyaman bagi saya.Saya rasa,akan jauh lebih baik,tapi saya keras kepala,dan saya dulu tidak bisa belajar dari sifat buruk saya itu.Jika saya memikirkan dari waktu ke waktu,sekarang saya benar2 gembira dalam berbagai hal jadi saya berpikir,saya tidak seharusnya merasakan kebahagiaan ini sendirian..
(note: bingung gak lo?Lah dari skrip aslinya,yang ngetranslate juga bingung ama hasil translatenya..hehehehe…)
baiklah.JaeJOong,saya ingin menanyakan sebagai,”Kim Jae Joong” apa yang ingin kamu lakukan sebagai seorang pria?
Sebagai Kim jae Jong,saya ingin dapat merasakan kesendirian dari orang lain.Bagaimana semua perasaan yang bercampur aduk itu,sehingga saya dapat tertawa,menangis bersama mereka,dan ingin menjadi orang yang dapat mereka percayai.
Bagaimana sebagai angota TVXQ,Hero Jaejoong?
Sebagai Hero,saya ingin menjadi artis yang tidak akan mundur dibelakang ke 4 anggota yang lain. Karena,hingga kini,untuk TVXQ,semua member akan terus mengembangkan diri mereka ke arah yang lebih baik lagi,sehingga saya ingin berkembang menjadi artis yang sempurna dan tentu juga terus bersma TVXQ.
credit : TVXQ_INDONESIA

tambahan: Jae Joong's Friendship With Park Ji Bin (Geum Gang San)
Selama pembuatan film BOF, ia sering upload foto dirinya dengan Lee Minho, Kim Jun, etc di minihompy dan merilis foto dirinya dengan Jaejoong, yang saat ini di Jepang, pada tanggal kejutan. Mereka mengambil foto diri minum cola pada satu kesempatan, dan mereka memiliki makan malam yang menyenangkan.

jaejoong bertemu Park Jibin, menyatakan dirinya kipas(gga tau gue maksudnya apa), pada tahun 2005 di sebuah yayasan amal anak-anak. Jaejoong kemudian bertukar nomor telepon dengan dia dan mereka telah memelihara hyung-dongsaeng dekat hubungan selama 5 tahun atau lebih.
Jaejoong berkata "suara Jibinnie sangat lembut dan manis jadi saya pikir itu adalah penggemar perempuan yang menelepon. Sekarang aku memanggilnya dongsaeng saya yang seperti pacar "menunjukkan kasih-Nya untuk dongsaeng. Taman Jibin menjawab "Jaejoong hyung adalah anggota yang paling tampan di TVXQ '
Netizens berkomentar "It's great untuk melihat baik hati seperti anak laki-laki begitu dekat satu sama lain"
"It's cool dan menarik bahwa persahabatan mereka telah mengatasi perbedaan usia"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Free Blogger Templates